Cara Detoksifikasi Tubuh Yang Benar dan Alami
Cara Detoksifikasi
Cara Detoksifikasi

Pada dasarnya dalam tubuh kita masih ada beberapa kotoran hingga racun berbahaya yang tidak bisa keluar dengan sendirinya. Hal itu kemudian bisa menjadi pemicu beberapa penyakit, terlebih jika dibiarkan terlalu lama bersarang dalam tubuh. Oleh sebab itu, meskipun itu sedikit tidak bisa Anda remehkan dan harus Anda atasi dengan baik dan benar.

Salah satu upaya untuk mengurangi racun yang ada dalam tubuh adalah dengan detox yang tentu Anda sudah sering mendengarnya. Beberapa orang menilai bahwa detox bisa mengeluarkan racun dari tubuh dengan baik serta aman hingga bisa mencegah beberapa penyakit dalam. Lalu apakah detox atau detoksifikasi itu sendiri?

Apa Itu Detoksifikasi?

Detoksifikasi bisa diartikan sebagai proses atau upaya untuk menegeluarkan toksin dari tubuh baik melalui keringat, tinja, urin, dan pernapasan dengan menggunakan beberapa organ dalam tubuh seperti hati, saluran pencernaan, hingga kulit.

Adapun toksin atau racun yang bersarang dalam tubuh tersebut bisa berasal dari banyak hal seperti makanan yang berlemak tinggi, makanan ringan yang mengandung banyak bahan kimia, hingga zat adiktif yang memang sangat berbahay bagi tubuh. Hal itu seringkali tidak Anda sadari hingga kemudian menumpuk dan bisa menyebabkan penyakit degeneratif.

Karena itu, racun yang ada dalam tubuh tersebut harus sering-sering Anda keluarkan baik dengan cara alami maupun tidak untuk meminimalisir kapasitasnya. Anda bisa memilih satu dari sekian bentuk detox yang sering dilakukan oleh banyak orang, tentunya harus yang sehat dan aman agar tidak menimbulkan efek samping negatif bagi tubuh.

Kapan Saat yang Tepat untuk Melakukan Detoks?

Ada saat-saat tertentu bagi Anda untuk melakukan metode detoks. Hal itu mengingat setiap orang mempunyai kesibukan dan kondisi kesehatan yang berbeda-beda. Tentu saja kesibukan maupun aktifitas Anda bisa berpengaruh terhadap daya tahan tubuh, terlebih jika pola hidup Anda yang tidak cukup baik. Karena itu, ada waktu yang tepat dan baik untuk melakukan detoks.

Anda bisa melakukannya jika memang merasakan tanda-tanda tertentu dalam tubuh, seperti halnya mudah lelah, terlalu sering insomnia, sakit kepala tanpa sebab, mood sering tidak baik, berat badan yang sedang naik, sistem metabolisme tidak lancar, hingga keracunan makanan maupun minuman.

Naiknya berat badan ini seringkali disebabkan oleh adanya racun lipofilik yang mengandung pestisida dan dioksida, sehingga tubuh lebih banyak memproduksi sel lemak yang juga mengandung racun. Hal itu bukan hanya menyebabkan kegemukan, namun juga timbulnya beberapa penyakit.

Demikian, tidak ada waktu khusus seperti apakah satu tahun, satu bulan, maupun satu minggu sekali untuk melakukan detoks. Sebab setiap orang mempunyai sistem metabolisme, permasalahan penyakit dan keluhan yang berbeda-beda, sehingga tidak bisa diseragamkan waktu melakukannya. Hanya saja, jika memang Anda ingin melakukannya, detoks idealnya dilakukan secara berkala, yaitu satu tahun dua kali.

Begitu pula lama proses melakukan detoks juga beragam tergantung pada jenis detoks yang Anda pilih hingga jenis penyakit atau keluhan yang Anda alami, jika memang keluhan Anda cukup berat seperti masalah berat badan, biasanya membutuhkan waktu yang relatif lama untuk melakukan detoks. Jika memang ringan seperti ingin mengeluarkan kotoran dalam kulit, membutuhkan waktu yang relatif singkat.

Cara Melakukan Detoksifikasi

Sebenarnya ada banyak sekali cara untuk melakukan detoksifikasi, terlebih jika memang ada motivasi yang mengharuskan melakukan seperti sebab terkena racun makanan hingga untuk membersihkan kulit dari kotoran yang masuk. Secara umum ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk melakukan detoksifikasi dengan mudah dan aman, diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Smart Detox

Kini ada metode detoks secara modern serta aman bagi kesehatan yaitu Smart Detox. Program ini bukan hanya untuk bermanfaat untuk mengeluarkan racun dari tubuh, namun juga bisa menjadi solusi diet sehat bagi Anda. Di samping itu juga dapat meningkatkan stamina hingga membuat Anda tampak lebih awet muda.

Cara melakukannya cukup mudah, sebab tidak terlalu menyulitkan Anda dalam menentukan menu makan. Disamping diharuskan menjalankan pola hidup sehat, Anda juga disarankan untuk mengkonsumsi produk Synergy Worldwide seperti yang tercantum dalam https://smartdetoxplus.net.

Di sana ada banyak jenis produk yang umumnya merupakan suplemen tubuh. Adapun produk Synergy yang baik untuk program detoks Anda tersedia dengan beberapa varian seperti Nutritional Shake, Nutritional Snack, dan Cardiovascular & Regeneration System Drink. Anda bisa memilih sesuai dengan jenis masalah hingga kondisi kesehatan.

Tentu saja dalam menjalankan program Smart Detox ini Anda harus bersabar dan teratur, sebab membutuhkan cukup banyak waktu yaitu hingga 20 – 40 hari lamanya untuk mendapatkan hasil yang optimal, walaupun ada program detoks yang berkisar antara 7, 10, 15 dan 20 hari saja.

2. Banyak beraktifitas dan olahraga

Pada dasarnya beraktifitas secara aktif, khususnya di luar ruangan sama halnya dengan olahraga. Sebab, hal itu bisa membuat Anda berkeringat hingga pada saat yang bersamaan racun atau toksin yang ada dalam tubuh ikut serta keluar melalui pori-pori kulit.

Karena itu tidak ada salahnya Anda meluangkan sedikit waktu untuk berolahraga, khususnya bagi Anda yang bekerja di penuh di dalam ruangan. Anda bisa melakukannya pada pagi maupun sore hari seperti jalan-jalan, jogging, lari, dan sebagainya.

3. Memperbanyak minum air mineral

Disadari maupun tidak, sebenarnya minum air juga bisa membantu mengeluarkan racun dalam tubuh. Karena itu, memperbanyak minum air sangat dianjurkan, terlebih bagi Anda yang sering bergerak aktif dan melakukan program detoks. Ketika Anda banyak minum air seringkali mengeluarkan keringat dan saat itu pula beberapa racun akan ikut keluar.

Bukan hanya itu, memperbanyak minum air mineral bisa memperlancar sistem pencernaan dalam tubuh yang juga berpengaruh terhadap keberadaan toksin dalam tubuh. Umumnya seseorang dianjurkan untuk minum air mineral sebanyak 8-10 kali dalam sehari, namun untuk setiap usia dan jenis kelamin bisa saja berbeda-beda satu sama lain akan kebutuhan mineral.

4. Konsumsi banyak buah dan sayur

Seperti yang Anda ketahui bahwa buah dan sayur mengandung banyak nutrisi, khususnya serat dan vitamin. Kandungan serat di dalamnya bisa membantu memperlancar pencernaan hingga mengeluarkan racun dalam tubuh. Karena itu, keduanya baik bagi Anda yang melakukan program detoks maupun diet.

Anda bisa mengolah sayur menjadi makanan tertentu yang sehat dan aman seperti halnya sup, salad, hingga jus. Begitu pula dengan buah-buahan, dimana Anda bisa menjadikannya sebagai jus hingga salad buah. Namun ada pula yang langsung memakan buah dan sayur segar secara langsung agar lebih afdhal.

5. Menghilangkan kebiasaan buruk

Kebiasaan buruk bisa menjadi pemicu penumpukan toksin ataupun racun dalam tubuh seperti merokok, minum minuman beralkohol, dan banyak mengkonsumsi makanan instan atau junk food. Karena itu tidak ada salahnya kebiasaan semacam itu Anda kurangi dan akan lebih baik jika Anda hilangkan.

Terlebih alkohol mempunyai efek samping negatif bagi tubuh Anda baik secara langsung maupun tidak. Tidak hanya membuat ketagihan, ia juga bisa merusak organ vital Anda seperti paru-paru dan semacamnya.

Jenis-Jenis Detoksifikasi

Jika memang Anda membutuhkan metode detox untuk mengeluarkan racun dalam tubuh tidak perlu khawatir dan bingung. Sebab banyak hal yang bisa Anda lakukan untuk menjalankan detox baik dengan cara tradisional maupun modern seperti halnya menggunakan suplemen atau obat hingga suntik detox. Dengan begitu Anda bisa memilih sesuai dengan selera dan kondisi tubuh.

Dalam dunia medis, detoks yang baik adalah yang bersifat alami, dimana proses pengeluaran racun dalam tubuh dilakukan melalui kegiatan yang biasa tanpa harus menggunakan bahan kimia dan lain sebagainya. Contohnya detoks liver, usus besar, dan puasa. Detoks jenis ini tentu sangat aman untuk kesehatan organ tubuh Anda.

  • Detoks puasa

Puasa merupakan metode detoks yang terbilang ampuh, alami, dan sehat bagi banyak kalangan. Seperti yang Anda ketahui bahwa puasa dilakukan dengan tidak makan hingga minum selama beberapa jam, sehingga secara tidak langsung itu bisa membersihkan racun dalam tubuh.

Memang awalnya cukup berat dan sangat terasa, sehingga membutuhkan kesabaran ekstra dalam menjalankannya. Namun, jika Anda sudah terbiasa dan berlangsung beberapa hari itu akan menyehatkan dan menyegarkan tubuh Anda. Saat puasa, sebaiknya Anda juga harus bisa meredam emosi agar tidak mengakibatkan stress.

  • Detoks liver

Tidak semua liver seseorang itu bersih dari kotoran seperti serpihan dan sebagainya. Karenanya, itu harus dibersihkan untuk mengindari infeksi dan penyakit tertentu. Detoks liver tentu harus berdasarkan resep dokter, dimana umumnya Anda akan disarankan untuk mengkonsumsi minyak zaitun hingga apel.

  • Detoks usus besar

Tujuan utama detoks ini adalah untuk membersihkan sisa-sisa makanan dan lainnya yang masih mengendap lama dalam usus. Cara melakukannya adalah dengan mengkonsumsi obat herbal berupa daun senna. Umumnya membutuhkan tiga kali terapi hingga sisa sampah atau kotoran tersebut bisa keluar bersama dengan sisa pencernaan lainnya.

Tentu saja detoks ini sangat aman bagi kesehatan, bahkan baik untuk memperlancar sistem pencernaan dalam tubuh. Hal itu mengingat obat yang digunakan masih alami dan tidak menimbulkan efek samping bagi organ dalam.

Manfaat Detoksifikasi

Pada dasarnya detoks memang bertujuan untuk mengeluarkan racun dalam tubuh, dengan cara dan langkah tertentu. Jika prosesnya dilakukan dengan baik dan benar tentu akan membuahkan banyak manfaat bagi tubuh. Berikut adalah beberapa manfaat dari detoksifikasi yang baik dan benar:

  • Membantu menstabilkan berat badan

Setelah Anda melakukan detoks bisa memberi pengaruh terhadap penurunan berat badan. Hal itu disebabkan beberapa lemak dan kalori jahat yang menyebabkan kegemukan bisa berkurang dan badan akan sehat kembali. Ada baiknya Anda tetap menjaga pola hidup dan makan sehat untuk mempertahankan stabilitas berat badan maupun kesehatan.

  • Melancarkan pencernaan

Jika Anda melakukan detoks secara alami, khususnya dengan cara konsumsi banyak sayur dan buah akan sangat baik untuk kelancaran sistem pencernaan. Sebab, sayur dan buah mengandung banyak serat dan nutrisi baik yang memudahkan Anda teratur dalam membuang racun dalam tubuh seperti halnya buang air besar maupun buang air kecil.

  • Memperbaiki sistem kekebalan dalam tubuh

Saat melakukan detoks tentu saja racun yang ada dalam tubuh Anda akan keluar. Hal itu kemudian memberikan efek yang baik untuk kesehatan Anda yaitu sistem kekebalan tubuh akan berjalan seperti semula.

  • Menyehatkan kulit dan rambut

Secara tidak sadar, ternyata rambut maupun kulit Anda sering terpapar  bahan kimia. Seperti halnya saat Anda keramas, menggunakan lotion maupun produk kecantikan lainnya yang mengadung banyak bahan kimia. Hal itu bisa menjadi pemicu meningkatnya racun atau kotoran di dalamnya.

Detoks bisa mengatasi masalah tersebut, sehingga Anda tidak perlu khawatir. Umumnya racun dan kotoran yang terkandung di dalam kulit maupun rambut bisa keluar melalui keringat dan semacamnya saat Anda melakukan detoks.

  • Meningkatkan energi

Detoks bermanfaat untuk meningkatkan energi, sehingga Anda bisa bergerak lebih aktif dan semangat. Hal itu disebabkan pada saat proses detoks di dalam tubuh Anda akan terjadi proses pembakaran beberapa hal seperti racun, lemak, dan semacamnya yang memicu Anda malas untuk melakukan banyak aktifitas.

  • Memperbaiki fungsi organ dalam vital

Detoks juga sangat bermanfaat untuk memperbaiki dan meringankan fungsi organ dalam yang vital dalam tubuh seperti hati, ginjal, usus besar maupun usus kecil. Beberapa orang tersebut menyimpan sisa-sisa makanan dan minuman, bahkan racun yang mengendap cukup banyak.

Jika sudah dilakukan detoks, setidaknya kapasitas racun di dalamnya menjadi berkurang dan bisa kembali bekerja secara maksimal.

  • Menjernihkan pikiran

Kualitas pikiran manusia bukan hanya disebabkan oleh faktor eksternal seperti kesubukan hingga pekerjaan saja, namun juga karena pola konsumsi. Jika memang Anda mengkonsumsi makanan yang bernutrisi serta sehat dalam upaya metode detoks bisa membuat pikiran Anda lebih jernih. Sebaliknya jika terlalu banyak makan yang berlemak bisa menyebabkan tubuh lemas dan lesu.

Reaksi Akibat Detoksifikasi

Meskipun secara umum metode detoks tidak memberi efek samping yang berarti bagi tubuh, namun Anda akan tetap merasakan beberapa reaksi, khususnya saat proses itu berlangsung. Ada banyak bentuk reaksi yang ditimbulkan, dimana setiap orang akan berbeda-beda sesuai dengan kondisi kesehatan hingga jenis penyakit yang diderita.

Adapun reaksi yang sering terjadi adalah mengantuk, badan menjadi lemas sesaat, pusing, mual dan perih dalam perut, sering buang air kecil hingga air besar, kapasitas keringat bertambah, mengeluarkan banyak dahak, hingga pembengkakan pada daerah tubuh yang sakit.

Reaksi tersebut sebenarnya bisa menjadi tanda bahwa upaya metode detoks yang Anda terapkan memang berjalan dan bekerja. Organ-organ tubuh Anda merespon prosesnya dengan cukup baik sehingga beberapa diantaranya mengalami reaksi dan akan terasa cukup berat bagi Anda yang memang belum pernah mengalaminya sama sekali.

Tentu saja reaksi tersebut tidak membahayakan kesehatan Anda dalam jangka panjang, sebab prosesnya hanya sesaat dan Anda tidak perlu terlalu khawatir akan hal itu. Cara mengatasinya pun sederhana yaitu dengan mengkonsumsi lebih banyak air saat melakukan detoks yaitu mencapai 3 liter dalam sehari.

Saat itu pula tidak dianjurkan mengkonsumsi terlalu banyak obat-obatan kimia yang tidak ada hubungannya dengan detoks, khususnya saat masih proses pengeluaran racun. Namun, diperbolehkan untuk menggunakan obat herbal tanpa efek samping. Hal itu bertujuan agar detoks berjalan dengan maksimal serta tidak membahayakan kesehatan tubuh dalam jangka panjang.

Namun, setelah reaksi tersebut mereda dan selesai melakukan detoks badan Anda akan terasa lebih segar dan bugar kembali. Sebab, racun dan kotoran yang memenuhi beberapa organ tubuh Anda menjadi berkurang. Dengan begitu Anda akan bersemangat kembali untuk melakukan aktifitas sebagaimana biasanya.

Melihat beberapa manfaat dan rekasi di atas, tidak ada salahnya Anda mencoba melakukan metode detoks seperti halnya Program Smart Detox. Disamping melakukan detoks alami dengan cara menjaga pola makan dan minum, namun juga dilengkapi dengan konsumsi suplemen Synergy Worldwide yang baik untuk mengoptimalkan program diet sehat maupun untuk menjaga kesehatan dan menyembuhkan beberapa penyakit degeneratif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *