Apa Yang Dimaksud Kolesterol?

Apa Yang Dimaksud Kolesterol?

Apa Yang Dimaksud Kolesterol?
Apa Yang Dimaksud Kolesterol?

Kolesterol sebenarnya adalah lemak yang memiliki peran penting untuk tubuh kita. Pada prinsipnya kolesterol di butuhkan tubuh untuk:

  1. Proses pembentukan dinding sel dalam tubuh.
  2. Pembentukan hormon steroid.
  3. Membuat vitamin D.
  4. Bahan membuat hormon seks dan hormon kortikosteroid.
  5. Membuat garam empedu untuk membantu usus kita mencerna lemak.

Kolesterol yang ada dalam tubuh kita di produksi oleh:

  1. Hati/Liver.
  2. Melalui penyerapan makanan di saluran pencernaan.

Kolesterol dari produksi liver dan dari makanan yang kita konsumsi akan saling menyeimbangkan kadar kolesterol di dalam darah kita. Idealnya kedua sumber kolesterol tersebut harus selalu seimbang.

Kolesterol dalam perjalanannya ke seluruh tubuh dibawa oleh zat lipoprotein. Ada 3 jenis lipoprotein yang membawa kolesterol, yakni:

  1. HDL (High Density Lipoprotein).
  2. LDL (Low Density Lipoprotein).
  3. Trigliserida

HDL disebut kolesterol baik karena dalam perjalanannya ke seluruh tubuh tidak menimbulkan risiko penyumbatan pembuluh darah. Selain itu kolesterol HDL dalam sirkulasinya membantu menyerap kolesterol LDL dan Trigliserida yang menimbun, sehingga memperkecil terjadinya penyumbatan di pembuluh darah. Kadar yang disarankan 40mg/dL atau diatas 50 mg/dL

LDL dan Trigliserida adalah kolesterol jahat, karena dalam perjalanannya ke seluruh tubuh kerap sekali mudah tersangkut dan tertimbun membentuk plak. Timbunan plak tersebut menyebabkan penyumbatan di pembuluh darah yang dapat menyebabkan risiko PENYAKIT JANTUNG dan STROKE. Kadar LDL tidak boleh melebihi diatas angka 100 mg/dL sedangkan Trigleserida tidak lebih dari 150 mg/dL

Kolesterol tidak pandang bulu, baik wanita atau pria pada usia 20 tahun memiliki risiko yang sama, terutama jika:

  • Memiliki berat badan berlebih.
  • Pola makan dan pola hidup tidak sehat.
  • Jarang berolahraga.

Apa yang Anda makan mempengaruhi kadar keseimbangan kadar kolesterol LDL dan Trigliserida di tubuh Anda.

Contoh makanan yang membuat kadar kolesterol LDL menjadi tinggi adalah:

  • Makanan lemak tak jenuh, dan
  • Makanan yang di goreng.

Sedangkan makanan yang membuat kadar Trigliserida menjadi tinggi adalah:

  • Makanan yang tinggi karbohidrat dan
  • Makanan yang tinggi kalori.

Jadi semakin tinggi kadar lemak dalam makanan yang kita konsumsi, maka semakin tinggi kadar kolesterol didalam tubuh kita.

Sebaliknya, makanan tinggi HDL didapat dari jenis makanan seperti:

  • Oatmeal
  • Alpukat
  • Ikan salmon
  • Minyak ikan

Pertanyaan Populer Tentang Kolesterol

Tanya: Apakah kolesterol tinggi (Hiperlipidemia) bisa turun dan bisa sembuh?

Jawab: Biasanya seseorang mengetahui kadar kolesterol mereka tinggi setelah periksa laboratorium. Kemudian setelah dibaca hasil lab-nya kadar kolesterol LDL dan Trigliseridanya tinggi namun HDLnya justeru rendah. Hal itu akan kembali normal kembali seperti semula atau normal kembali apabila Anda mengubah gaya hidup dan mengubah pola makan Anda.

Mungkin yang dulunya Anda duduk terus, hanya nge-game, hanya bermain laptop, segala sesuatunya dikerjakan melalui HP, Anda bisa menambah aktivitas fisik Anda. Bagi Anda yang suka makan makanan tinggi kolesterol, Anda bisa perbanyak serat dari sayuran dan buah-buahan.Namun jika Anda sudah melakukan itu semua dan kadarnya belum juga kembali normal, sebaiknya Anda periksakan ke dokter

Tanya: Apakah kolesterol berbahaya?

Jawab: Kolesterol tidak berbahaya selama masih dalam batas normal

Tanya: Apakah orang dengan kolesterol tinggi boleh di pijat?

Jawab: Boleh dan sah-sah saja selama dilakukan dengan baik dan benar oleh ahlinya. Lagi pula yang di pijat refleksi adalah kaki, tangan dan pundak Anda. Tetapi ini tidak ada hubungannya dengan kolesterol dan kembali ke tujuan Anda pijat, jika hanya untuk relaksasi tidak apa-apa, tetapi jika tujuan Anda untuk menurunkan kolesterol Anda, lupakan saja. Karena dengan dipijat atau memijat tidak akan menurunkan kadar kolesterol Anda. Kolesterol Anda akan turun jika Anda mengubah pola hidup Anda.

Tanya: Apakah kolesterol sama dengan lemak?

Jawab:

KOLESTEROL

Kolesterol merupakan senyawa yang menyerupai lemak yang diproduksi oleh hati/liver dan dari makanan yang kita konsumsi sehari-hari.

Kolesterol sendiri tidak dapat larut di dalam darah. Untuk itu kolesterol membutuhkan protein sebagai alat transportasi yang disebut dengan LIPOPROTEIN.

LEMAK

Lemak yang kita konsumsi terbagi dalam 2 golongan besar yaitu:

1. LEMAK TAK JENUH/LEMAK BAIK (Unsaturated Fat) yang dibagi lagi menjadi 2, yakni:

A. Rantai Tunggal (Mono Unsuratede Fat)

Berbentuk cair pada suhu ruangan, akan menjadi solid/padat saat didinginkan. Manfaat lemak ini adalah menurunkan kadar kolesterol LDL di dalam darah dan dapat menyehatkan pembuluh darah.

Sumber makanan ini di dapat dari jenis kacang-kacangan, buah alpukat, minyak canola.

B. Rantai Ganda (Poly Unsuratede Fat)

Dibagi 2 lagi, yang terdiri dari:

  • Omega 3 yang terdiri dari DHA, EPA yang berasal dari minyak ikan, dan ALA yang berasal dari minyak nabati.
  • Omega 6 dapat Anda temukan di sayuran hijau, biji-bijian, kacang-kacangan dan di minyak sayur.

2. LEMAK JENUH/LEMAK JAHAT (Saturated Fat).

A. Lemak Jenuh.

Bersifat padat pada suhu kamar. Sebagai adalah daging kambing, daging sapi, daging babi, kulit ayam, mentega, susu, produk olahan kelapa. Minyak dalam produk tersebut dapat meningkatkan kadar LDL di dalam tubuh Anda. Data dari American Hearth Association (AHA) merekomendasikan untuk tidak mengkonsumsi lemak jenuh lebih dari 5 – 6% dari kalori harian Anda.

B. Lemak Trans

Lemak Trans dapat kita peroleh dari daging dan susu. Namun sebagian besar lemak ini di dapat dari proses industri atau dari pabrik yang di buat dengan tujuan supaya makanan tersebut bisa lebih awet, tahan lama, lebih enak dan lebih crispy. Contohnya seperti gorengan, popcorndi microwave dan makanan-makanan yang gurih. Data dari American Hearth Association (AHA) merekomendasikan untuk tidak mengkonsumsi lemak trans tidak boleh lebih dari 1% dari kalori harian Anda.

Tanya: Apakah kolesterol tinggi bisa menyebabkan pusing?

Jawab: Ada beberapa orang dengan kolesterol tinggi tidak merasakan apa-apa, namun ada beberapa orang yang lebih sensitif ketika kolesterolnya menyentuh ambang batas angka normal akan merasakan pusing, leher kaku, dan badan terasa tidak enak/tidak nyaman.

Tanya: Apakah kolesterol LDL direk?

Jawab: LDL merupakan pengangkut kolesterol terbesar di dalam darah yang bertugas mengangkut kolesterol ke jaringan tubuh atau sel – sel yang membutuhkan. LDL memiliki kepadatan yang lebih rendah, sehingga dapat menempel dan masuk ke dalam lapisan pembuluh darah yang mengakibatkan penumpukan kolesterol atau biasa kita sebut dengan plak di pembuluh darah (Aterosklerosis).

Untuk mengukur LDL digunakan metode pengukuran direk dan indirek. LDL direk merupakan  metode pengukuran kadar kolesterol LDL yang biasa dilakukan di laboratorium.

Tanya: Apakah kolesterol penyakit keturunan?

Jawab: Pada beberapa penderita kolesterol tinggi terjadi karena faktor keturunan, ada faktor genetika yang berperan penting. Namun sangat perlu ditekankan bahwa sebagian besar kolesterol LDL tinggi disebabkan karena pola hidup tidak sehat. Jika Anda menderita kolesterol tinggi pada saat berusia 30 atau 40 tahun, itu bukanlah karena faktor keturunan, tapi lebih karena faktor gaya hidup yang tidak sehat.

Tanya: Apakah kolesterol dapat menyebabkan darah tinggi?

Jawab: Kadar kolesterol yang tinggi dapat menyebabkan kekentalan darah dan kolesterol jenis LDL dapat masuk kedalam lapisan pembuluh darah, mengendap, mengeras dan dapat mengakibatkan penyumbatan pembuluh darah (Aterosklerosis). Sebagian pembuluh darah yang tersumbat otomatis akan mempengaruhi tekanan darah di dalam tubuh Anda. Jadi bagi Anda yang tidak ingin tekanan darah Anda tinggi, jagalah kadar kolesterol Anda selalu dalam batas normal.

Semoga bermanfaat dan salam sehat!